Peserta didik DILARANG membawa kendaraan bermotor ke sekolah
Berita DetailALL POSTS
  • 5 PTN Paling Diminati di SBMPTN 2018

    Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2018. Ujian tulis dilaksanakan secara serentak di 42 Panitia Lokal (Panlok) yang terdiri dari 85 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Indonesia. Ujian SBMPTN 2018 diikuti sebanyak 860.001 peserta terdiri dari peserta Ujian Tulis Berbasis Cetak (UTBC) 833.820 peserta dan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) sebanyak 26.181 peserta.  Berdasarkan data Panitia Pusat Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru PTN 2018, ada 5 PTN yang paling diminati pada SBMPTN tahun ini yakni: 1. Universitas Indonesia diikuti 52.591 peserta 2. Universitas Gadjah Mada 46.095 peserta 3. Universitas Padjadjaran 44.138 peserta 4. Universitas Brawijaya 36.468 peserta 5. Universitas Hasanuddin 35.253 peserta Baca juga: Hari Ini 74.927 'Pejuang SBMPTN' Bertempur di Jakarta Dari sisi jumlah peserta, Kompas.com memperoleh konfirmasi dari sebagai berikut: 1. Panlok 30-Jakarta diikuti 74.927 peserta 2. Panlok 14-Medan diikuti 63.357 peserta 3. Panlok 50-Surabaya diikuti 60.727 peserta 4. Panlok 34-Bandung diikuti 56.069 peserta 5. Panlok 82-Makasar diikuti 51.800 peserta Kelompok ujian SBMPTN terbagi menjadi  jenis, yaitu: Kelompok Ujian Sains dan Teknologi (Saintek) Materi ujian meliputi Tes Kemampuan dan Potensi Akademik (TKPA) dan Tes Kemampuan Dasar Sains dan Teknologi (TKD Saintek). Kelompok Ujian Sosial dan Humaniora (Soshum) Materi ujian meliputi Tes Kemampuan dan Potensi Akademik (TKPA) dan Tes Kemampuan Dasar Sosial Humaniora (TKD Soshum) Kelompok Ujian Campuran Materi ujian meliputi TKPA, TKD Saintek, dan TKD Soshum. Data peserta berdasarkan kelompok ujian yakni 341.290 peserta Saintek, 359.140 peserta Soshum dan 159.571 peserta Campuran.



    Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "5 PTN Paling Diminati di SBMPTN 2018", https://edukasi.kompas.com/read/2018/05/08/12503091/5-ptn-paling-diminati-di-sbmptn-2018
    Penulis : Yohanes Enggar Harususilo
    Editor : Yohanes Enggar Harususilo